Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Harga Laptop Mahal? Ini Alasannya (Edisi Mimin Curhat)

Gaes, kalian nyadar nggak kalau beberapa hari terakhir ini, harga laptop jadi mahal? FYI buat yang dulu belum punya gadget ini, kisaran harga untuk yang standar mulai dari 3 juta sampai 5 juta rupiah.

Tapi beberapa waktu belakangan ini, nyari notebook kecil yang harganya 3 juta pun susah pake banget. Kemarin Quinka sempat survey di beberapa toko notebook yang online dan yang biasa. 

Harga Laptop Mahal

Hasilnya, kebanyakan laptop dihargai mulai dari 4 jutaan. Malah, menurut Kakak yang jual, laptop standar harganya mulai dari 6 juta. 

Ya udahlah, akhirnya Quinka nggak jadi beli laptop. Akhirnya milih rakit PC seperti yang Quinka bilang di artikel Komputer vs Laptop. Soalnya, secara umum, harga computer PC memang lebih murah dibanding laptop.

Tapi kenapa ya harga notebook sekarang naik gila-gilaan? 

Alasan Harga Laptop Mahal 

Usut punya usut setelah Quinka tanya sana-sini, kenaikan harga gadget tersebut disebabkan karena covid-19. Rinciannya begini gengs:

1. Harga Naik karena Demand Tinggi Akibat SFH dan WFH

Covid-19 memang sukses besar mengubah cara hidup kita. Dua di antaranya adalah mengubah sekolah tatap muka dan kerja konvensional. Sekarang, sekolah dan kerja jadi SFH (School From Home) dan WFH (Work From Home).

Dulu awalnya, sekolah dari rumah bisa bermodalkan hape doang. Guru tinggal kasih tugas lewat WA atau messenger lain.

Tapi lama-kelamaan, pembelajaran model seperti itu dinilai buruk. Makanya guru mengadakan pertemuan online lewat Zoom. Murid juga diberi tugas secara digital dan harus mengirim dalam bentuk file.

Alhasil, mau tak mau para murid harus beli laptop. Akibatnya apa?

Tentu saja harga laptop naik gila-gilaan! Apalagi yang perlu gadget ini bukan Cuma anak sekolahan. Hampir semua orang, termasuk para pedagang pun kini lebih suka jualan secara daring dengan memanfaatkan gadget seperti notebook.

2. Harga Naik karena Distribusi dan Produksi Naik

Selain karena demand, harga laptop jadi mahal juga disebabkan karena masalah distribusi dan produksi yang terganggu. Kok begitu?

Lagi-lagi, dalang di balik semua ini adalah covid-19. Covid memaksa banyak pabrik untuk tutup sementara atau kalaupun buka, pasti tidak optimal.

Hasilnya apa? Ya hasilnya barang-barang pabrikan jadi mahal. Apalagi yang impor. Ketika produk elektronik impor tersebut dibawa masuk ke sini, harganya jadi naik lumayan signifikan.

Sebaiknya Tunda Beli Sampai Harga Laptop Turun?

Karena budget Quinka terbatas, akhirnya terpaksa menunda membeli laptop. Untuk sementara, seperti yang mimin bilang di atas, mendingan rakit PC. 

Sekarang nabung dulu biar ketika harga notebook sudah wajar, mimin bisa beli laptop yang bagus dengan harga yang lebih terjangkau.

Kalau kamu gimana nih gaes strateginya?

Post a Comment for "Harga Laptop Mahal? Ini Alasannya (Edisi Mimin Curhat)"